businesscard12_1_102423

Pentingnya Pengelolaan Kelas bagi guru bagian 1

Dear all

Salah satu aspek utama bagi seorang guru atau seorang yang mengivestasikan dirinya dalam dunia pengajaran adalah pengelolaan kelas. Seorang pendidik dan pengajar bisa diibaratkan sebagai seorang nahkoda di dalam sebuah kapal. Nahkoda akan mengatur sedemikian rupa bagaimana sistem yang ada di dalam kapalnya berjalan baik sehingga dapat melaju mencapai tujuan yang ingin di capai. Demikian juga halnya dengan seorang guru yang bertanggung jawab bagaimana mengatur kelasnya agar mencapai tujuan pengajaran yang diinginkan. Pengelolaan kelas yang efektif adalah syarat bagi pengajaran yang efektif. Apapun kurikulumnya, bagaimanapun sistem pengajarannya, baik itu secara online maupun langsung tatap muka, tugas utama dan mungkin yang paling sulit bagi seorang guru adalah pengelolaan kelas. Hal ini ditambah lagi dengan suatu penelitian yang menyatakan tidak ada satu pun pendekatan yang dapat dikatakan paling baik. Pengelolaan kelas lebih kepada keterampilan seorang pengajar untuk menciptakan, mempertahankan dan memelihara kondisi belajar yang optimal. Bukan hanya itu, bahkan harus bisa mengembalikan kondisi tersebut jika terjadi gangguan.

Sebelum membahas lebih lanjut, penulis akan memaparkan terlebih dahulu poin apa saja yang akan kita bahas pada pengelolaan kelas ini. Poin-poin ini nantinya akan kami bahas secara bertahap. Poin tersebut diantaranya adalah :
1. Pengertian dan tujuan pengelolaan kelas
2. Prinsip dasar pengelolaan kelas
3. Dasar-dasar pendekatan pengelolaan kelas
4. Unsur-unsur pengelolaan kelas dan beberapa masalahnya
5. Pengelolaan kelas yang efektif

Pada bagian pertama ini mari kita kupas apa itu pengelolaan kelas, apa yang dimaksud dengan kelas serta apa tujuan sebenarnya. Langsung saja kita mulai 😉

Seorang guru akan mengelola kelasnya ketika memulai tugas sebagai seorang pendidik dan pengajar bukan? kata kelola berarti berhubungan dengan manajemen, jadi di sini guru adalah manajer di kelasnya. Pengelolaan kelas ditujukan untuk menciptakan suasana kondusif dan nyaman bagi anak didik untuk mencapai tujuan pengajaran secara efektif dan efesien. Tentunya ada gangguan di dalam kata kelola, mengelola masalah menjadi solusi bahkan berbalik menjadi kekuatan dalam pengelolaan kelas adalah seni tersendiri bagi seorang guru yang merupakan manajer di kelasnya.
Pengelolaan kelas secara awam bisa kita bagi menjadi 2 kata, yaitu kelola dan kelas. Di atas telah kita bahas secara singkat tentang kelola, bagaimana dengan kelas? Kelas secara luas bukan hanya bertumpu di kelas, bahkan pada era modern saat ini kelas bisa terhubung secara online (jarak jauh). Dari Buku “Strategi Belajar Mengajar” karya Drs. Syaiful Bahri Djamarah, M.Ag. dan Drs. Aswan Zain, persyaratan adanya kelas secara tradisional adalah sebagai berikut :

  1. Sekelompok anak, walaupun dalam waktu yang sama bersama-sama menerima suatu pelajaran, tetapi jika bukan pelajaran yang sama, namanya bukan kelas.
  2. Selompok anak yang dalam waktu yang sama menerima pelajaran yang sama, tetapi dari guru yang berbeda , namanya juga bukan kelas.
  3. Sekelompok anak yang sama, menerima pelajaran yang sama, dari guru yang sama. Tetapi jika pelajaran tersebut diberikan secara bergantian, namanya juga bukan kelas.

Tentunya pada zaman ini, pengertian kelas telah berkembang.  Dalam arti luas kelas bisa diartikan suatu kelompok atau masyarakat kecil sebagai satu kesatuan diorganisasi menjadi unit kerja secara dinamis mengadakan kegiatan belajar mengajar dengan kreatif untuk mencapai tujuan pengajaran yang diinginkan.  Kata kreatif, berarti metode belajar di sini telah berpadu dengan teknologi dan perkembangan pengajaran modern. Layaknya seorang guru pada zaman dulu hanya menggunakan papan tulis tanpa alat peraga modern, sekarang telah berkembang menjadi sebuah edutainment (education entertainment) dengan menggunakan berbagai teknologi, sebut saja alat peraga seperti display tubuh manusia, LCD Projector, Papan tulis touch screen dan sebagainya. Bahkan teknologi telah mampu untuk mengadakan kelas tanpa batas, yaitu online, dimana peserta dalam suatu kelas dapat bertemu dengan gurunya melalui jaringan internet.

Kelas dalam arti sekolah akan berhubungan dengan kurikulum sebagai tujuan yang ingin di capai, untuk mencapai tujuan kurikulum ini maka apapun metode pengajarannya, alat peraga maupun medianya, pengelolaan tetap menjadi unsur utama keberhasilan kelas dalam menggapai tujuan pengajaran. Pengelolaan kelas berarti berhubungan dengan seorang guru yang mengajar muridnya, jika di dalam kelas tersebut ada 2 guru dan 2 kelompok murid yang diajarkan baik pelajaran yang sama ataupun berbeda maka akan disebut 2 kelas. Guru yang berbeda tentunya akan menjadi 2 pengelolaan (manajemen) yang berbeda, demikian juga dengan kelas yang berbeda.
Tujuan pengelolaan kelas pada hakikatnya bukan hanya pada tujuan pengajaran akan tetapi juga pada tujuan pendidikan. Masalah pokok yang dihadapi oleh seorang guru baik yang pemula maupun senior adalah pengelolaan kelas, kenapa? karena kelas merupakan tingkah laku dan emosi dari berbagai individu dengan latar belakang berbeda yang kompleks. Hal ini belum lagi didukung dengan kondisi latar belakang dari kelas itu sendiri yang harus masuk dalam pengelolaan agar dapat dipadukan sesuai dengan tujuan. Maka dari itu tujuan pengelolaan kelas ini harus mengacu pada prinsip-prnsip dasar dari pengelolaan kelas itu sendiri.

Demikianlah tulisan pertama ini kami sampaikan. Pengelolaan kelas sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Menteri Pendidikan kita bahwa :

Aplikasi tidak akan bisa menggantikan hubungan bathin antara guru dan murid.

Pada tulisan selanjut kita akan membahas apa saja prinsip-prinsip dasar dari pengelolaan kelas tersebut. Tentunya pertanyaan, masukan, saran dan kritikan membangun akan sangat dibutuhkan untuk memperkaya tulisan ini. Perlu kami ulangi lagi bahwa tidak ada kata pengelolaan kelas yang paling baik, semua tergantung dari kondisi kelas masing-masing dan seni pengelolaan dari uniknya guru-guru, akan tetapi prinsip-prinsip dasar dan pengetahuan kita akan pengelolaan kelas ini akan sangat membantu dalam kreatifitas kita sebagai pengajar.

Bersambung

Comments

  • Inka
    Reply

    Mantapppp

  • sec
    Reply

    Thanks Bu, kasih masukan dong

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by