Kecerdasan Emosional dalam Belajar Mengajar

Kecerdasan Emosional dalam proses belajar mengajar

Kecerdasan Emosional (KI) dalam proses belajar mengajar merupakan bagian penting yang harus ada untuk mencapai keberhasilan maksimal. Dalam belajar, Seorang pelajar bukan hanya dituntut daya tangkapnya akan tetapi juga juga meliputi hal-hal seperti :

  1. Sikap (etika) nya dalam belajar.
  2. Kesabaran dalam menuntut ilmu.
  3. Kepekaannya dalam menjaga perasaan orang-orang di sekitarnya.
  4. Bagaimana cara memotivasi diri ketika semangat mulai luntur

Pengertian Kecerdasan Emosional (EI )

Daniel Goleman, dalam bukunya Emotional Intelligence (1994) menyatakan bahwa “kontribusi Kecerdasan Intelegensi (KI) bagi keberhasilan seseorang hanya sekitar 20 % dan sisanya yang 80 % ditentukan oleh serumpun faktor-faktor yang disebut Kecerdasan Emosional (EI) . Dari nama teknis itu ada yang berpendapat bahwa kalau KI mengangkat fungsi pikiran, EI mengangkat fungsi perasaan. Orang yang ber-EI tinggi akan berupaya menciptakan keseimbangan dalam dirinya; bisa mengusahakan kebahagian dari dalam dirinya sendiri dan bisa mengubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat.

Pengertian Kecerdasan Emosional (EI)

Berikut beberapa pengertian EI :

  1. Kemampuan mengenal emosi diri adalah kemampuan menyadari perasaan sendiri pada saat perasaan itu muncul dari saat-kesaat sehingga mampu memahami dirinya, dan mengendalikan dirinya, dan mampu membuat keputusan yang bijaksana sehingga tidak ‘diperbudak’ oleh emosinya.
  2. Kemampuan mengelola emosi adalah kemampuan menyelaraskan perasaan (emosi) dengan lingkungannnya sehingga dapat memelihara harmoni kehidupan individunya dengan lingkungannya/orang lain.
  3. Kemampuan mengenal emosi orang lain yaitu kemampuan memahami emosi orang lain (empaty) serta mampu mengkomunikasikan pemahaman tersebut kepada orang lain yang dimaksud.
  4. Kemampuan memotivasi diri merupakan kemampuan mendorong dan mengarahkan segala daya upaya dirinya bagi pencapaian tujuan, keinginan dan cita-citanya. Peran memotivasi diri yang terdiri atas antusiasme dan keyakinan pada diri seseorang akan sangat produktif dan efektif dalam segala aktifitasnya
  5. Kemampuan mengembangkan hubungan adalah kemampuan mengelola emosi orang lain atau emosi diri yang timbul akibat rangsang dari luar dirinya. Kemampuan ini akan membantu individu dalam menjalin hubungan dengan orang lain secara memuaskan dan mampu berfikir secara rasional (IQ) serta mampu keluar dari tekanan (stress).

Hubungan Kecerdasan Emosional (EI) dan Kecerdasan Intelektual (KI)

Belajar akan 90% efektif ketika kita mendengar, melihat,membaca, menulis, menjelaskan dan melakukan kembali.

Kecerdasan Emosional daalam Belajar Mengajar

Keyakinan adalah modal utama yang harus dimiliki setiap siswa/i untuk dapat meraih cita-citanya. Perjuangan hidup tidak semata berpihak kepada orang yang terkuat, terpintar, tercepat dan lainnya, akan tetapi cepat atau lambat, keberhasilan hidup akan berpihak kepada orang yang yakin dia bisa.

EI dan KI dalam proses Belajar di Senopati Center

Mari bergabung bersama kami di Senopati Education Center :

Visi dan Misi kami adalah mempermudah Pembelajaran baik secara online maupun offline seiring dengan perkembangan teknologi sebagai tandingan positif terhadap dampak negatif dunia Internet pada anak serta remaja seperti konten pornografi, SARA dan kecanduan games online. Kami membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah, yang mudah menjadi indah, indah menjadi budaya, budaya yang akan berbuah PRESTASI.

Kunjungi Halaman Facebook kami : https://web.facebook.com/senopatieducationcenter

Comments

  • Rizki
    Reply

    Sugoi, laoshi👍😀

    • sec

      Waah, Arigatou Sensei, Sensei yang Sugoi neh 😉

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?