Sekilas Tentang Listrik Dinamis

Listrik Dinamis terkadang agak membingungkan, tetapi  bisa dipahami dengan memahami konsep awalnya, karena di sini kita akan langsung menerapkannya ke soal ijian sekolah, maka kita langsung saja bahas dengan contoh-contoh soalnya ya guys 😉

Listrik Dinamis – Hubungan Coloumb (C), Kuat arus (I) dan tegangan (V)

  • Muatan sebesar 360 C mengalir dalam 1 jam dalam suatu rangkaian. Tentukan Kuat arus rangkaian listrik tersebut!

Pembahasan

I = Q/t
I = 360 coulomb / 3600  sekon
I = 0,1  Ampere

  • Dalam waktu dua menit arus listrik sebesar 2 A mengalir sepanjang kawat penghantar. Tentukan:
    a) muatan yang berpindah
    b) jumlah elektron

Pembahasan

Hubungan kuat arus listrik, muatan listrik dan waktu adalah:

I = Q / t
Q = I x t

Dengan demikian :
a) Q = I x t
Q = 2 x 120
Q = 240 Coulomb

b) menentukan jumlah elektron dalam muatan
n = Q/Qe
dimana:
n = jumlah elektron

Qe = muatan satu elektron (1,6 x 10−19 Coulomb)
Q = muatan yang akan dihitung jumlah elektronnya

sehingga:

n = Q/Qe
n = 240 / (1,6 x 10−19)
n = 150 x 1019
n = 1,5 x 1021 buah elektron

Listrik DInamis – Trafo

Salah satu soal yang sering keluar  adalah Trafo, nah coba lihat video YouTube di bawah ini,

Dari video diatas dapat kita pahami secara sederhana bahwa persamaan dasar dari trafo adalah :

Vp / Ns = Vp / Vs = Is / Ip , dimana :

Ip = kuat arus kumparan primer (A)
Is= kuat arus kumparan sekunder (A)
Vp = tegangan kumparan primer (V)
Vs = tegangan kumparan sekunder (V)
Np = jumlah lilitan kumparan primer
Ns = jumlah lilitan kumparan sekunder

Nah, di sini kita tinggal teliti mengerjakan, seperti teliti dalam hal satuan, apa yang ditanya dan lainnya, berikut ini contoh dan soalnya guys 😉

  • Apabila jumlah lilitan kumparan N1 = 100 lilitan dan N2 = 250 lilitan, tegangan V2 adalah….

A. 100 Volt
B. 150 Volt
C. 200 Volt
D. 250 Volt

Nah, tergantung gambarnya juga ya, tetapi kita bisa menjawab seperti ini :

  1. Cari terlebih dahulu apa yang diketahui agar teliti 😀 , ini dia :
    Tegangan primer = Vp = V1 = 40 Volt
    Kumparan primer = Np = N1 = 100 lilitan
    Kumparan sekunder = Ns = N2 = 250 lilitan
    Ditanya : Tegangan sekunder = Vs = V2
  2. Nah, setelah itu baru jawabannya, jangan lupa tulis rumus dulu agar tidak gagal fokus 😀
  3. Ini dia guys : Rumus transformator : Vs / Ns = Vp / Np , maka :

Tegangan sekunder : Vs / Ns = Vp / Np

Vs / 250 = 40 / 100 Vs / 250 = 4 / 10

Vs / 250 = 0,4

Vs = (0,4)(250)

Vs = 100 Volt

Jawaban yang tepat jadinya A

Setelah itu pada listrik dinamis ini ada juga soal yang bertipe rangkaian listrik loch, misalnya contoh soal di bawah ini :

  • Suatu pemanas listrik memiliki hambatan 25 ohm dihubungkan dengan sumber tegangan 250 volt dan bekerja selama 24 jam, maka:
    1.Berapa arus yang mengalir dalam pemanas
    2.Berapa daya pemanas
    3.jika tarif listrik Rp. 50,00/kWh, berapa biayanya

Nah, begini ceritanya guys :

  1. Rumus kua arus itu kan  I = V/R maka Kuat arus (I) nya = 250/25 = 10 A
  2. Nah, Coba kita lihat dayanya ya, rumus Daya (P) = V.I ;maka Daya( P) adalah  250.10 = 2500 Watt = 2,5 kWatt
  3. Untuk mencari biaya, kita kalikan saja kWatt, jam dengan rupiah per kWh nya yaitu= 2,5 x 24 x Rp50,00 = Rp3.000,00

Listrik Dinamis – Rangkaian Listrik

Selain itu ada juga soal-soal yang berhubungan dengan rangkaian, biasanya ada gambar-gambar gitu kan, oke kita lihat dulu video di bawah ini :

Nah setelah melihat video diatas, tentunya kami berharap kakak-kakak tambah mengerti ya, kalau belum langsung saja ke hotline kami yang ada di lampiran (attachment), biar tambah mengerti coba kita lihat contoh-contoh soal beserta cara mengerjakannya di bawah ini, langsung saja kita mulai ya 😉

Soal dibawah ini bersumber dari  = http://fisikastudycenter.com/fisika-x-sma/7-rangkaian-listrik-dinamis

  • Dua buah baterai dengan ggl masing-masing 3 volt dan hambatan dalam 0,5 Ω disusun paralel dengan gambar seperti di bawah ini

Listrik Dinamis - Rangkaian Listrik (sumber:http://fisikastudycenter.com/fisika-x-sma/7-rangkaian-listrik-dinamis)

Hambatan luar R = 1,5 Ω . Tentukan besar kuat arus listrik yang mengalir pada rangkaian!

Cara Menjawabnya :

Dua buah bateri disusun paralel. Ggl total dari baterai identik yang disusun paralel akan sama dengan ggl salah satu baterai: E = 3 volt, nah sementara itu hambatan dalam penggantinya bisa kita cari dengan cara:

1/r = 1/0,5 + 1/0,5

1/r = 2/0,5

r = 0,5 /2 = 0,25 Ω

Kalau sudah seperti ini, rangkaian ekivalennya jadi seperti di bawah ini guys,

Listrik Dinamis - Rangkaian Listrik (sumber:http://fisikastudycenter.com/fisika-x-sma/7-rangkaian-listrik-dinamis)

Kuat Arusnya  jadi I = V / R (hambatan Luar) + r (hambatan dalam)

Maka :

I = 3 : (0,25 +1,5)

I = 3 : 1,75 = 1,71 A

Sekarang bagaimana kalau soalnya menjadi seperti di bawah ini :

Listrik Dinamis - Rangkaian Listrik (sumber:http://fisikastudycenter.com/fisika-x-sma/7-rangkaian-listrik-dinamis)

Dari gambar rangkaian di atas besar kuat arus rangkaian adalah…..

(UN Fisika 2013)

Cara menjawabnya

  1. Cari dulu total sumber tegangannya 12 volt + 12 volt = 24 volt.
  2. Lalu total hambatannya 2 Ω + 3 Ω + 3Ω = 8 Ω
  3. Nah, kalau seperti ini, jadi kuat arus rangkaiannya 24 volt : 8 Ω = 3 A

Kelihatan bedanya kan guys, di website ini kalian juga bisa foto soal-soal yang kalian tidak mengerti ke hotline kami, pantau terus website ini ya, karena nanti akan ada latihan online  khusus untuk materi ini, tulis di kolom komentar tanggapan, masukan ataupun kritikan kalian biar yang buat tambah semangat melanjutkannya 😀 , gunakan attachment untuk memperkaya pemahaman kalian guys, see you 😉

Lihat juga : Listrik Statis

Questions