LOGO NEW

Public Speaking Senopati Center

Keahlian presentasi dan pidato adalah bagian terpenting dari kegiatan komunikasi yang memberikan kemampuan komunikasi verbal dalam menyampaikan gagasan dengan tepat dan tidak terdistorsi oleh audiens . Hampir seluruh bidang keilmuan membutuhkan ilmu Public Speaking, bahkan baik secara sadar maupun tidak sadar kita telah menerapkannya. Belajar suatu bahasa asing akan sangat efektif jika dipadukan oleh ilmu public speaking, karena setiap bahasa yang kita pelajari tidak akan terlepas dari hal-hal yang meliputi bagaimana mengkomunikasikan gagasan atau informasi melalui komunikasi atau presentasi yang efektif dan efesien.

Didalam bukunya the 7 Strategies of Master Presenter, DR. Brad McRae menjabarkan baha pada Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, William Jennings Bryan menulis :

Zaman seni berpidato belum berlalu; tidak akan berlalu…Selama masih ada hak-hak manusia yang perlu dibela; selama masih ada keinginan untuk dilindungi; selama kesejahteraan bangsa masih merupakan masalah yang perlu didiskusikan, selama itu pula seni berpidato akan memiliki tempat
( William Jenings Bryan )

Dr. Brad McRae mengatakan bahwa tidak dapat disangkal lagi presentasi akan selalu memiliki tempat. Pengertian “seni berpidato” telah berkembang seiring dengan pesatnya dunia IT saat ini. Media komunikasi telah berkembang dari zaman ke zaman seperti surat kabar, TV, Internet dan lainnya, sehingga kegiatan komunikasi semakin mendunia.

Pengertian orator pun saat ini telah berkembang lebih jauh menjadi Presenter dimana orator yang pada saat ini lebih bergantung pada media massa elektronik harus berbicara dengan gaya berbeda dibandingkan orator  abab yang lalu. Para orator pada saat ini harus berbicara singkat. Walalupun kejelasan masih merupakan tujuan utama presentasi, para orator saat ini haru memasukkan dimensi tambahan ringkas. Sebagaimana Roger Aliens didalam buku the Strategies of Master Presenter, DR. Brad McRae menulis

Pada saat ini kita semua menyesuaikan diri untuk menerima informasi secara jauh lebih cepat dan kita menjadi bosan jika segalanya berjalan lamban. Zaman video telah meningkatkan kemampuan kognitif  kita.

Dewasa ini tujuan presentasi atau bahkan komunikasi sekalipun dapat dipaparkan sebagai berikut :

  1. Memberikan Informasi
    Presentasi dilakukan ketika audiens topik yang dibahas belum familiar bagi audiens.
    Presentasi jenis ini biasanya banyak memberikan fakta dan data. Tujuan akhir dari
    presentasi adalah audiens mengerti akan informasi baruyang sebelumnya tidak mereka
    ketahui. Penerapan presentasi ini antara lain :
    a. Diruang kelas ketika seorang guru / dosen menjelaskan materi pelajaran / kuliah.
    b. Presentasi Bisnis dan dunia professional, dimana seorang presenter menjelaskan mengenai produk mereka
  2. Mempengaruhi
    Presentasi ini dilakukan untuk mempengaruhi minat audiens untuk melakukan sesuatu seperti menyetujui proposal, membeli pr oduk, menerima ide dan lainnya.
  3. Menghibur Pendengar
    Layaknya tayangan telivisi yang berisi acara-acaea hiburan, tujuan akhir adalah menghibur para audiens / penonton. Penerapan presentasi jenis ini antara lain adalah :
    a. Presenter pada acara resepsi pernikahan
    b. Presenter acara hiburan telivisi atau radio
  4. Memperkenalkan diri
    Presentasi ini biasanya digunakan ketika melakukan wawancara, seperti seseorang yang melamar pekerjaan, kemudian ia memperkenalkan dirinya dengan menyebutkan data diri dan presetasi yang telah dicapainya.
    Bagi seorang presenter, keahlian untuk merangkai kata-kata dengan baik untuk memanjakan telinga, menantang intelektal, dan mengobarkan semangat adalah bagian penting sedangkan kemampuan meningkatkan diri secara berkesinambungan dan konsisten adalah syarat penting untuk menjadi seorang Presenter Hebat seperti yang dijabarkan oleh DR. Brad McRae mengenai pernyataan John Kenneth Gabraith bahwa :

Manusia tidak dapat dipisahkan dari kemajuan ….tidak ada peningkatan yang dicapai oleh manusia jika ia tidak meningkatkan kemampuannya
( John Kenneth Galbraith, The Affluent Society )

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh DR. Brad McRae didalam bukunya The 7 Strategies of Master Presenter , Presenter hebat dapat dikategorikan ke dalam 5 unsur, yaitu :

  1. Credible ( dapat dipercaya )
    Presentasi topik utama berada pada puncak dari bisnis presentasi sangat sedkit yang dapat mencapainya, dan lebih sedikit lagi yang dapat bertahan. Biasanya mereka dibayar dengan sejumlah besar uang untuk presentasi yang sangat singkat untuk membangun ABC mereka, yang merupakan singkatan dari Athencity ( autensitas ), Believability ( kepercayaan ), dan Credibility ( Kredibilitas ).
    —Warrant Evans, Pembicara Profesional Berijazah—
    Agar dapat menyakinkan, kita harus dapat mempercayai. Agar dapat mempercayai, kita harus dapat dipercaya,. Agar dapat dipercaya, kita harus jujur.
    — Edward R. Murrow—
  2. Competent ( andal ) : Sebagai presenter, Anda mempunyai waktu 2 menit unttuk menunjukkan bahwa Anda seorang presenter yang andal. Apabila Anda tidak memperlihatkan dalam dua menit pertama, Anda masih dapat melakukannya, tetapi diperlukan waktu dan upaya yang lebih besar. Para presenter hebat membangun kompetensi mereka dengan berbagai cara : Berdasarkan pengalaman mereka, Berdasarkan penelitian mereka, Berdasarkan penggabungan hasil penelitian presenter lain, Berdasarkan kajian mereka dan pemahaman materi secara mendalam.
  3. Compatiblle ( selaras ) : Saya berpendapat ketika Anda “berada diatas panggung” Anda tidak menyampaikan sebuah pesan, melainkan sedang membangun kontak antara jiwa dengan jiwa. Para peserta ingin mengetahui siapa Anda, seperti apa Anda, sebelum mereka benar-benar mendengar, apa yang akan Anda katakan. Mereka ingin tahu apa persamaan Anda dengan mereka, dan apa keunikan yang Anda miliki, yang mungkin dapat mereka pelajari. Kedua rangkaian pemikiran tersebut penting. “Siapakah Anda?” merupakan pertanyaan terpenting yang ingin diketahui oleh setiap peserta presentasi Anda. Karena itu, apabila Anda beranggapan ada beberapa peran yang harus dimainkan, “ menjadi seperti” para presenter lain, gaya lain yang Anda harus mencoba menyamai atau melebihinya, maka Anda menyelami pertanyaan terpenting yang terdapat didalam pemikiran mereka. Gaya utama presentasi Anda haruslah dengan menjadi diri Anda sendiri.
  4. Caring ( peduli ) : Saya pikir, hal pertama yang dilakukan seorang presenter hebat adalah tidak memikirkan soal mengajar atau melakukan presentasi, tetapi tentang belajar dan sambung rasa. Oleh karena itu, hal pertama yang mereka lakukan adalah memusatkan perhatian pada setiap individu yang hadir daripada kepada diri sendiri. Mereka tidak berupaya untuk memberi tahu, namun mereka berfikir untuk mempengaruhi. Mereka tidak mencoba meyampaikan, namun mereka berupaya agar terjadi sambung rasa. Mereka tidak percaya itulah hal yang anda lakukan kepada para peserta melainkan sesuatu yang anda lakukan bersama peserta. Mereka tahu bahwa tujuan mereka bukanlah untuk berbicara, melainkan untuk melayani. – Nido Qubein, Pembicara Profesional Berijazah.
  5. Dynamic ( dinamis ) : Dalam suatu kondisi ekonomi yang banyak iklan, banyak e-mail, banyak pertemuan, satu-satunya komoditas langka adalah perhatian. Apabila Anda ingin mendapatkan perhatian orang lain, baik dalam presentasi formal, percakapan biasa, Maupin dalam suatu kesempatan pertemuan didalam pesawat, Anda harus tampil terhormat – Curtis Sittenfeld, Fast Company, September 1999. Peserta ingin menyaksikan seorang presenter dalam penampilan terbaiknya. Artinya, apabila Anda mengibaratkan sebagai sebatang kayu, mereka ingin melihat ketika kayu terbakar dengan hebat dan menantikan saat energi membakar keseluruhan diri Anda. Hal itu selalu terjadi karena satu hal saja : yang berasal dari pembicaraan tentang suatu masalah yang membuat Anda sangat bergairah. Seorang Presenter yang mau membicarakan “permasalahan apapun” katakanlah yang ditentukan oleh panitia tanpa mempedulikan hal itu menarik atau tidak bagi mereka, adalah presenter yang akan memberikan penampilan terburuknya. “ Terbaik “ berasal dari energi, dan energi berasal dari gairah yang membangkitkan seluruh semangat Anda. Tidak ada hal lain selain kebenaran yang mendasar tersebut. – Richard Bolles

Lebih lengkapnya tentang bagaimana Ilmu Public Speaking dapat mempengaruhi dunia dapat Anda lihat pada tayangan di bawah ini, jangan lupa subscribe you tube channel kami untuk materi berikutnya :

Akhirnya, Ilmu Public Speaking sangat bermanfaat dalam kegiatan kehidupan sehari-hari kita. Senopati Education Center dan BE Training menyajikan pembelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bimbingan Belajar dari tingkat SD – SMP, Calistung dan komputer dengan dikemas ilmu public speaking secara menyenangkan. Implementasi yang paling sederhana dalam materi pembelajaran adalah peserta akan dipandu menutup akhir materi dengan mengulas serta mempresentasikan dengan baik dan benar mengenai pelajaran yang telah mereka lalui.

Metode pembelajaran ini akan meliputi semua aspek dalam belajar, yaitu :

  • Listening (Pemahaman)
  • Hearing (Mendengar)
  • Reading (Membaca)
  • Writting (Menulis)
  • Conversation (Percakapan)
  • Presenting (Menjelaskan kembali)

Hal diatas sesuai dengan yang dikatan para pakar pendidikan tentang bagaimana pembelajaran yang effektif, yaitu :

belajar-efektif-1

Bukan hanya itu, Pembelajaraan di Senopati Education Center juga dilakukan dalam suasana yang menyenangkan :

belajar-efektif2

Kami juga mengusung Learning Revolution dengan Konsep Cinema Edutainment. Sebuah konsep dari www.ILMCI.com yang telah menyebar hampir di seluruh Indonesia. Paparan secara garis besar bagaimana konsep tersebut dapat di lihat pada gambar di bawah ini.
cinema-edutainment

Silahkan bergabung dengan kami untuk merasakan secara langsung bagaimana Aplikasinya di lapangan. Hubungi hotline kami di :

 

Best Regard

Management SEC

 

Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.