gambar-bergerak-lucu-robot-monitor

Cara Sederhana menyegarkan kembali Usaha kita #2

Dear all

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya di link :   Cara Sederhana menyegarkan kembali Usaha kita #1  Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, langkah-langkah sederhana itu meliputi :

  1. Dengarkan suara-suara baru.
  2. Berikan kebebasan kepada mereka untuk mengeluarkan ide.
  3. Berikan kebebasan untuk mereka yang berbakat.
  4. Kecilkan resiko untuk melakukan segala eksperimen.
  5. Hargailah para pemberi ide dengan sebaik-baiknya.
  6. Jadilah seperti sel yang berpisah dan berkembang terus menerus.
  7. Naikkan Nilai bisnis Anda!

Sekarang mari kita coba jabarkan satu persatu arti dan penerapan dari langkah-langkah diatas tersebut. Dimulai dari yang pertama sampai dengan yang ketujuh. Mari kita mulai 🙂

  • Dengarkanlah suara-suara baru.

Mendengarkan suara baru adalah mendengarkan ide baru yang segar (fresh). Sering sekali ide itu bertebaran disekitar kita, baik langsung ataupun tidak langsung, tapi terkadang sikap egois kita menghalangi untuk mencernanya. Kita sering menganggap bahwa sumber-sumber baru itu tidak begitu mengetahui keadaan sesungguhnya atau mungkin juga kurang pengalaman dari kita.

Selama ini kebanyakan strategi perusahaan hanya diatur oleh sesepuh-sesepuh perusahaan itu sendiri atau bisa juga dibilang orang lama atau bahkan ownernya sendiri. Dalam contoh usaha kecil, biasanya strategi pemasaran hanya dirapatkan antara owner dengan manajer toko saja tanpa melibatkan penjaga toko atau tukang bersih-bersih (OB). Perusahaan besar pun sering melakukan hal yang sama dengan hanya melibatkan Direktur dan manajer-manajernya saja dalam mengatur strategi perusahaannya. Dengan demikian tentunya dapat dimengerti bahwa perputaran ide-ide yang mengalir hanya itu-itu saja. Semua mudah ditebak, terdeteksi dan terpola. Dengan kata lain perputaran ide yang ada hanya itu-itu saja, sehingga untuk mendapatkan ide yang fresh akan terasa mustahil.

Sebenarnya banyak para revolusioner di dalam tiap perusahaan, tetapi sering kali tidak ada suatu proses yang membuat mereka terdengar. Suara-suara dan ide-ide mereka diredam oleh rumit dan kakunya birokrasi atau mungkin untuk membuat sebuah Rapat Kerja (Raker) yang melibatkan semua elemen perusahaan dinilai tidak efektif atau bahkan susah bagi sebagian perusahaan. Birokrasi adalah sistem yang dapat diperbaharui untuk kemajuan bersama. Maka mulailah dengan mengkondisikan birokrasi agar ramah terhadap ide-ide baru dari setiap elemen yang ada di perusahaan kita.

Untuk usaha yang mempunyai karyawan dibawah 10 orang mengadakan Rapat Kerja langsung adalah hal yang sangat memungkinkan, jadi mengapa harus mengikuti perusahaan besar? libatkanlah semua. Untuk Perusahaan besar bukanlah hal yang mustahil. Salah satu langkah yang bisa dibuat dengan mengadakan meeting tahunan atau per 6 bulan. Masing-masing Divisi mengundang pegawainya dalam meeting ini. Setiap karyawan mewakili divisinya dan punya hak suara. Persaingan antar divisi bisa tercipta positif di meeting ini. Setiap Divisi akan merasa memiliki perusahaan ini demikian juga dengan setiap elemen dari Divisi tersebut. Semua akan merasa dilibatkan. Ide pun akan berputar dan siap untuk dicerna oleh para pengambil keputusan.

Demikianlah bagian pertama ini, pada tulisan berikutnya akan kita lanjutkan penjabaran bagian ke-2, yaitu penjelasan dari bagaimana cara memberikan kebebasan kepada mereka untuk mengeluarkan ide. Pada prinsipnya Usaha besar ataupun Usaha kecil adalah sama, yaitu keduanya membutuhkan ide-ide segar untuk inovasi ataupun untuk bertahan pada perkembangan zaman. Jangan kemana-mana guys, tetap pantau website ini ya 🙂

 

Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.