sketchguru_20161006165420

Cara mencari guru Kursus dan Bimbingan Belajar

Dear all

Jika anda saat ini sedang menjalani usaha Tempat Kursus, Bimbingan Belajar atau Anda seseorang Kepala sekolah, mencari guru atau pengajar bisa dikatakan susah dan bisa juga dikatakan mudah. Mendapatkan Guru di daerah Kota tentunya akan berbeda kesulitannya dengan mencari guru di kabupaten.  Kecocokan antara Anda dan calon guru pun menjadi faktor penentu, seperti :

  1. Gaji yang sesuai dengan pemasukan Anda di tempat kursus tersebut (untuk sekolah negri sudah ada standar, mungkin untuk sekolah swasta juga bisa menjadi acuan).
  2. Sesuainya kriteria calon guru terhadap tempat kursus Anda
  3. Pandangan Pertama ketika melihat calon guru

Berdasarkan pengalaman yang kami jalankan, mencari guru adalah sebuah seni. Guru berbeda dengan karyawan biasa, jika Anda mempekerjakan guru, maka Anda mempekerjakan sesorang yang akan meahirkan pemimpin, atau mungkin akan melahirkan atasan Anda. Oleh karena itu, ada baiknya sebagai sebuah Lembaga Kursus atau Bimbingan Belajar, Anda membuat Prosedur Standar dalam perekrutan guru. Standart Operational Procedure (S.O.P) ini kami susun secara umum agar dapat disesuaikan dengan lingkungan Anda. S.O.P ini juga bisa digunakan bagi Orang Tua yang ingin mencarikan guru privat untuk anaknya.

Prosedur Rekrutmen Tenaga Pengajar

  • Tujuan

Mencari Guru yang berbakat, kreatif dan memiliki etos kerja yang baik untuk mengajar di i-tutor.net groups

  • Langkah pertama : Memasang iklan melalui media cetak ( surat kabar / pamflet / internet / iklan mini ), Bekerjasama dengan Universitas / Kampus terdekat.
  1.  Pria /wanita, usia maksimal 30 tahun, berbadan sehat jasmani dan rohani.
  2.  Pendidikan minimal D3 ( berrpengalaman mengajar di lembaga kursus minimal 2 tahun
    lebih disukai )
  3. Berbahasa Inggris aktif ( oral dan tulisan )
  4. Mampu bekerjasama dengan tim dengan target dan waktu yang telah ditetapkan.
  5. Lokasi tempat tinggal di sekitar wilayah kursus lebih ditumakan
  6. Energik
  7. Tidak merokok lebih diutamakan
  8. Membuat surat lamaran kerja lengkap disertai dengan fotocopy KTP yang masih berlaku.

Disini Anda dapat menambahkan kriteria yang Anda inginkan, jika Anda belum memiliki dana yang cukup untuk menggaji, maka cobalah untuk memperbanyak fasilitas yang bisa didapatkan calon guru, tentunya hal ini jangan di tulis pada iklan lowongan kerja, cukup Anda tulis dan pertimbangkan dalam catatan Anda. Jika Anda ingin melampirkan gaji dan fasilitas pada iklan lowongan kerja, pastikan semuanya telah Anda pertimbangkan antara kemampuan Anda dan standar gaji serta fasilitas di kompetitor sekitar Anda.

  • Langkah kedua : Melakukan tes tahap 1 yang terdiri dari
  1. Pelamar mengisi form lamaran kerja sebagai data interviewer, arsip
    dan dokumentasi
  2. Psikotest ( Lihat pada artikel Interview Kerja di kolom pencari website ini)
  3. Microteaching / Demoteaching dalam bentuk Konvensional. Anda harus tahu bagaimana cara calon guru mengajar, jangan terlalu percaya dengan surat lamaran dan riwayat kerja, kenapa? karena Anda sedang mencari orang yang akan mendidik ditempat Anda. Jangan “membeli kucing didalam karung”.

Berikut contoh formulir penilaian sebagai acuan Anda dalam microteaching calon guru Anda :

Penilaian / score 75-95 65-74 50-64 ≤ 50 Total Score
Menguasai teknik pembukaan
Variasi vokal
Body language
Tanggap terhadap umpan balik siswa
Bersahabat
Penguasaan kelas
Penguasaan Education’s tools

 

  • Langkah ketiga : Melakukan tes tahap 2 melalui telepon untuk mengikuti Interview.

Setelah tes tahap pertama selesai, sebaiknya Anda jangan cepat tergoda untuk langsung menerima atau menolak calon guru tersebut. Anda adalah manusia biasa yang perlu meminta pendapat dengan tim Anda. Tim bisa berupa karyawan Anda, rekan kerja ataupun  pasangan hidup Anda. Buatlah rekaman Video Microteaching dari calon guru jika diperlukan. Beri waktu minimal 1 hari untuk memangil mereka melakukan interview yang meliputi :

  1. Aspek Umum ( sesuai dengan form )
    apakah pernah bekerja di lembaga kursus lainnya
    alasan keluar dari tempat kerja sebelumnya
    Menggali sebanyak mungkin mengenai kesabaran menghadapi murid, saran, ide
    kreatif yang bisa menjadi nilai tambah
  2. Aspek penilaian pribadi : Penampilan, Pakaian sopan dan rapih ( menarik ), wajah bersahabat, sabar dan menarik, rambut rapih. aroma tubuh terjaga
  3. Tata Bahasa dan pemakaian kata

Keterangan :
Negosiasi gaji dan fasilitas lainnya dilakukan pada tahap ini, setelah pelamar  melewati tahapan interview

  • Interview dalam bahasa Inggris
  • Calon guru yang telah lulus tes tahap 2 dapat mengikuti training tentang produk Anda, dengan demikian produk Anda akan terjaga dari pembajakan. Produk disini bisa dalam hal ciri khas tempat kursus Anda, mrode belajar unik di tempat kursus Anda dan sebagainya.

Demikianlah Tips and Trick kali ini, semoga bermanfaat. Akhir kata penulis menyampaikan jangan cepat menyerah, ingatlah kata-kata di bawah ini :

99 % punya manusia,..1 % punya Allah.
Yang terpenting semangat, berursaha, kreatif, disiplin, fokus dan tidak banyak mengeluh sampai mendapatkan 99 % dan biarkan 1 % Allah yang berkehendak, karena
“ada saatnya kita menyangka sesuatu itu bagus untuk kita, tapi tidak dipandangan Allah, dan sebaliknya ada saatnya kita menyangka sesuatu itu tidak bagus untuk kita, tapi bagus bagi Allah”.
“ Akhir itu lebih baik dari pada Awal “.
“Dibalik kesulitan pasti ada kemudahaan”
“Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak berusaha sendiri merubahnya.

Best Regard

Tim Akademik SEC

Comments