fun-study-club

Cara mencatat efektif dalam belajar

Dear all

Setelah mengetahui bagaimana cara membaca yang efektif serta bagaimana seharusnya belajar yang baik pada artikel sebelumnya : Cara membaca efektif dalam belajar dan Strategi dan cara belajar efektif bagian pertama . Maka pada artikel kali ini kami akan membahas salah satu unsur yang tidak kalah penting dari belajar, yaitu bagaimana cara mencatat yang efektif.

Seperti yang banyak kita dengar bahwa memori kita dapat menyimpan segala sesuatu yang di dengar, di lihat dan di rasa, tetapi sayangnya tidak semua daat kembali diingat ada hari berikutnya. Tidak jarang ketika beajar kita ingat, lalu ketika ujian kita lupa lagi. Catatan menjadi perlu untuk mengunci apa yang telah kita baca, lalu kita dengar dan kita lihat yang kemudian setelah kita lihat dan kita dengar lalu kita jelaskan kembali. Setelah kita mengunci apa yang ingin kita ingat, maka kita bisa menjelaskan dan mempraktekannya.

belajar-efektif-1

Banyak keuntungan dalam mencatat, bukan hanya dalam mempelajari sesuatu saja akan tetapi juga dalam kehiduan kita sehari-hari. Adapun keuntungan itu  diantaranya

  1. Catatan yang baik akan membantu untuk mengingat kembai bagian-bagian yang penting untuk diingat dalam suatu peajaran.
  2. Meningkatkan daya ingat kita tentang suatu materi.
  3. Menjaga konsentrasi kita saat mendengarkan penjelasan guru.
  4. Otak dan fisik kita akan bekerjasama menjaga konsentrasi selama pelajaran.

Pada artikel terdahulu penulis akan menyajikan Sistem cornell dan Mind Map sebagai teknik mencatat  efektif.  Tidak semua penjelasan harus kita catat. Perlu diingat bahwa mencatat efektif berbeda dengan membuat salinan dari perkataan guru dalam menjelaskan. Mencatat efektif  adalah alat bantu kita untuk lebih memahami dan mengunci ingatan kita tentang alur dan intisari pelajaran. Kita dapat memilih salah satu teknik mencatat ini, atau kita juga bisa menggabungkannya sesuai situasi dan kondisi.

Teknik Cornell

Ada 7 langkah yang harus diperhatikan dalam teknik ini, yaitu :

  1. Persiapan
  2. Mencatat
  3. Menyimpulkan
  4. Menuliskan yang penting
  5. menceritakan
  6. membayangkan
  7. mengulang

Tanpa basa-basi lagi, penulis akan langsung menjabarka satu persatu dari langkah diatas :

Langkah 1 = Persiapan

Siapkan terlebih dahulu kertas atau buku catatan yang terbagi atas 2 kolom dan 2 baris. Kolom tersebut berfungsi sebagai

  • Kolom untuk mencatat (record column)
  • Kolom untuk mengingat (recal column)
  • Kolom untuk menyimpulkan (reduce column)

kolom-persiapan

Langkah 2 = Mencatat di kelas ( record)

Sekarang kita mencoba untuk mencatat konsep-konsep gagasan penting sebanyak mungkin selama pelajaran. Sekali lagi perlu diingat bahwa mencatat tidak sama dengan menulis apa yang didiktekan, kenapa? karena mencatat menuliskan ide secara lengkap, sedangkan menulis apa yang didiktekan adalah enuis kalimat secara lengkap, jelas kedua ha ini berbeda. Kita dapat menyediakan ruang kosong pada setiap pergantian topik bahasan untuk dapat digunakan ketika melengkapi catatan.

Kita harus mencatat didalam kelas, ketika :

  1. Guru menjelaskan ide, konsep, gagasan.
  2. murid lain sedang mempresentasikan suatu bahasan.
  3. ketika sedang dilakukan diskusi tentang suatu pokok bahasan.

Langkah 3 = Simpulkan

Setelah pelajaran berkhir, sebelum kita mengemas buku atau bermain, buatlah kesimpulan dengan menggunakan kata kunci dari hal-hal penting atau ide-ide pada kolom untuk menyimpulkan (reduce). Lengkapi pula dengan keterkaitan antara satu ide atau gagasan dengan ide dan gagasan lainnya. Hal ini bermanfaat untuk mempermudah dalam mengingat dan memperjelas arti atau makna dari hal-ha penting yang sudah di catat.

Langkah 4 = Tuliskan hal-hal yang penting (recall)

Buatlah pertanyaan-pertanyaan tentang sesuatu yang telah kita catat dalam “record column” dan “reduce column” untuk mengingat apa yang telah kita pahami. Hal ini bermanfaat sebagai alat untuk latihan menguji pemahaman kita tentang materi yang sedang dipelajari.

Langkah 5 = Ceritakan

Sekarang cobalah untuk menjawab pertanyaan di “recall column” dengan menggunakan kalimat kita sendiri, tanpa melihat “record column” dan “reduce column” . Lihatlah seberapa banyak informasi yang dapat kita ingat. Hal ini bermanfaat untuk membantu mentransfer ha-hal penting tersebut ke memori jangka panjang di otak kita dan mengecek ha-hal penting aa saja yang sudah dipelajari.

Langkah 6 = Membayangkan (Reflect)

Cobalah membayangkan kemungkinan pertanyaan yang keluar pada saat ujian dan mengklarifikasi hal-hal penting yang belum di mengerti, sehingga dapat ditanyakan kembali sebelum ujian berlangsung.

Langkah 7 = Mengulang (Review)

Kita perlu meningkatkan ingatan kita pada materi yang sedang dielajari secara periodik, cukup 10 menit setiap minggunya. Langkah ini membantu meningkatkan daya ingat terhadap hal-hal penting yang sudah dipelajari dan mempermudah untuk melihat kaitan antara topik-topik bahasan yang sudah dipelajari dengan topik yang akan dipelajari.

Teknik Mind Map (peta pikiran)

Berdasarkan hasil penelitian, otak ternyata mengambil informasi, campuran gambar, bunyi, aroma, pikiran, dan perasaan, baru memisahkan secara linier. Oleh karena itu, cara mencatat Mind Map ini mencoba meniru cara otak merekam informasi dengan melibatkan semua indera yang dimiliki manusia. Cara mencatat mutakhir ini dikembangkan oleh Tony Buzan.

Fungsi Peta Piiran adalah :

  1. Menyimpan Informasi
  2. Mengorganisasikan Informasi
  3. Membuat prioritas
  4. Belajar memahami informasi dalam konteksnya
  5. Melakukan review atas materi belajar
  6. Mengingat informasi secara engkap.

Manfaat mencatat denga  Mind Map adalah

  1. Meningkatkan kapasitas pemahaman
  2. meningkatkan kemampuan dalam berimajinasi
  3. merangsang kreatifitas kita
  4. membuat catatan yang menarik dalam waktu singkat.

Bagaimana caranya membuat Mind Map?

Kita membutuhkan

  1. Kertas putih tanpa garis. Paling baik mnggunakan ukura A4
  2. Pensil, spidol, warna-warni.
  3. Kreativitas dan imajinasi kita.

Cara membuat Mind Map :

  1. Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul atau pokok bahasan.
  2. Buat cabang utama dari judul tadi sebagai tempat untuk menggambarkan tentang sub judul atau sub okok bahasan.
  3. Buat cabang dari cabang utama sebagai tempat untuk menggambarkan tentang bagian dari sub judul.
  4. Beri label setiap cabang dengan hanya menggunakan kata-kata kunci, singkatan atau hanya simbol saja. Semakin sedikit semakin baik, karena catatan adalah untuk memahami dengan gaya bahasa kita sendiri.
  5. Gunakanlah garis lengkung dan warna yang berbeda-beda untuk setiap cabang, dan tambahkanlah gambar-gambar untuk pengingat.
  6. Gunakanlah kata kunci dan gambar
  7. Untuk memperkuat aspek kreativitas dan merangsang daya ingat yang kuat tambahkan kode, simbol tertentu sesuai kenyamanan kita sendiri.

Berikut contoh dari sallah satu Mind Map dari http://faniiafdlh.blogspot.co.id/. Tergantung dari kreativitas dan imajinasi kita.

virus-mind-map

 

Praktekan dan asah terus menerus cara kita membaca dan mencatat yang efektif. Karena hal ini dapat membantu kita sampai usia tua. Peran guru sangat dibutuhkan disini, tepatnya dalam mengajarkan metode ini ke siswa/i. Proses pembelajaran juga sangat berpengaruh terhadap memory slotting (daya ingat akan pelajaran) murid. Seperti hal nya di Senopati Education Center dengan konsep Fun Study Club nya.

 

 

Pembelajaran dengan menggunakan Multimedia dan Cinema Edutainment akan merangsang imajinasi baik dari segi visual, auditori dan kinestetik. Pembelajaran ini juga harus di kemas dalamm bentuk fun dengan peran guru seagai Fasilitator, Energizer dan Motivator. Jangan meremehkan reward kepada murid, karena selain nilai penghargaan terhadap pencapaian mereka terhadap proses keberhasilan juga sangat penting. Hukuman juga harus diberikan dalam suasana mendidik dan fun. Jangan pernah menyampaikan kata-kata kasar ke murid karena pasti akan berdampak ke mentalitas mereka. Berikan hukuman yang bernuansa mendidik, jangan terbawa emosi karena guru adalah manusia yang istimewa, bagaimana tidak? seorang pribadi yang mendidik dan mengajarkan manusia yang terlahir unik. Jelas sangat berbeda dengan sebatas direktur perusahaan.

Akhir kata penulis berharap semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua dan penulis khususnya. Belajar adalah hal yang telah ada sejak kita lahir dan merupakan dasar yang sangat menarik. Mengetahui dan mendalami metodologinya akan sangat bermanfaat bagi kita semua. Semua penemuan sukses di dunia ini berawal dari beribu-ribu kegagalan, kegagalan yang diperbaiki dengan belajar.

 

 

Comments

  • Bahar
    Reply

    Nice post

    • sec

      thanks

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.